Me on Facebook

Sabtu, 13 Juli 2013

Pengertian Imsak


 Assalamualaikum WR. WB

Oke, kali ini aku akan membahas tentang Imsak. Kenapa ? karena banyak perdebatan tentang adanya imsak. Namanya juga Indonesia apa sih yang tidak di debatin, emang hobinya debat itu ya orang indonensia. Sebenarnya timbul suatu perdebatan itu hanya karena kurag pengertian dan kurang membaca atau kurang pengetahuan, sehingga sesuatu yang memang berbeda jadi bahan perdebatan yang tidak penting.

 Apa itu arti imsak ? dalam bahasa arab imsak artinya menahan dan banyakk orang khususnya di Asia Tenggara yang menganggap imsak itu adalah batasan sahur. Benarkah ?? Tentu tidak !
Dalam Islam Rasulullah tidak pernah mengajarkan yang namanya imsak, Islam yang diajarkan Rasulullah SAW sudah sempurna sehingga tidak perlu ditambah atau dikurangi. Akibatnya pada hari ini banyak umat menganggap batas akhir makan sahur adalah imsak sehingga menghilangkan ajaran Rasulullah SAW yang sesungguhnya.

“Jika salah seorang dari kamu mendengar adzan sedangkan ia masih memegang piring (makanan), maka janganlah ia meletakkannya hingga ia menyelesaikan hajatnya (makannya),” [Hr. Imam Ahmad, Abu Dawud, Hakim].

Ibnu Umar berkata, “Al-Qamah bin Al-Atsah pernah bersama Rasulullah, kemudian datang Bilal akan mengumandangkan adzan, kemudian Rasulullah SAW bersabda, “Tunggu sebentar, wahai Bilal! Al-Qamah sedang makan sahur,” [hadist ini dihasankan oleh Syaikh al Al-Bani].

“Dan makan dan minumlah kamu hingga terang bagimu benang putih dan benang hitam yaitu fajar,” (Al Baqarah 2 : 187).
Jadi batas santap sahur adalah adzan shubuh, bukan imsak.
“Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah. Dan apa yang dilarang bagimu maka tinggalkanlah,” (AQ Al Hasyr 59 : 7).
Tapi tidak ada salahnya dengan imsak, asal jangan jadikan imsak sebagai patokan bahwa waktu sahur telah selesai. Tujuan dari imsak adalah memberi batasan atau mengingatkan bahwa adzan subuh akan segera dimulai. Waktu antara imsak dan subuh biasanya 5-10 menit jadi kita bisa lebih bergegas untuk menyelesaikan sahur dan bersiap solat subuh.

Apa yang diajarkan Rasulullah pastilah benar dan tidak pernah memberatkan, hanya umatnya saja yang suka membuat dirinya susah sendiri. Ambil nilai positif dari imsak, jangan juga menyalahkan yang membuat imsak karena segala sesuatu pasti ada segi positifnya juga.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...